Kamis, 25 Agustus 2011

Lorong, Kumpulan cerpen Kunthi Hastorini




Pengarang       : Kunthi Hastorini
Ukuran                 : 13 x 19 cm
Penerbit           : Indie Book Corner

Harga              : 25.000


Sebaris puisi mendarat di pinggir jendela tua. Lirih suaranya menyapa perempuan yang tengah pulas dalam pembaringan. Diusapnya pipi perempuan itu dengan mesra.
            “Selamat pagi cintaku,” demikian ia bersuara.
            Perlahan mata perempuan yang terpejam itu terbuka. Sebinar cahaya melesat dari kedua bilik matanya yang bening. Demi melihat kehadiran puisi, ia tersenyum.
            “Selamat pagi,” sahutnya manja.
            Perlahan disibaknya selimut tebal yang menutup tubuh rampingnya. Direntangkan kedua tangannya ke udara sambil mendesah pelan. “Kau tahu aku begitu merindumu. Tadi malam aku bermimpi tentangmu.”
Pembicaraan dunia prosa, seperti cerita pendek, dalam khasana sastra tidak bisa dilepaskan dari aspek struktur yang membangun cerita dan aspek tematis yang berkaitan dengan isu-isu kontekstual. Salah satu unsur dalam cerita pendek adalah tokoh ciptaan yang seringkali mencerminkan kecenderungan pengarang terhadap figur tertentu. Sementara berbagai fenomena sosial yang dinarasikan merefleksikan sejauh mana pengarang menunjukkan kepekaan dan keberpihakan sosialnya.

Cerpen-cerpen Kunthi Hastorini dalam antologi Lorong ini mayoritas menceritakan para tokoh perempuan yang berupaya memaknai kehidupan pribadi dan menghadapi realitas sosial yang penuh dilema dan tantangan… Kunthi menghadirkan gambaran kehidupan perempuan yang tragis dan ironis dalam lingkaran budaya patriakal dan entitas materialistis. (Yusri Fajar, pengarang dan pengajar di Universitas Brawijaya, Malang)

Anda berminat? Pesan Kumpulan cerpen Lorong karya Kunthi Hastorini ini sekarang!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger Widgets