Rabu, 24 Agustus 2011

Cerita Punk dari Bandar Lampung, Ridwan Hardiansyah


Sedikit Cerita Punk dari Bandar Lampung, Ridwan Hardiansyah

Pengarang       : Ridwan Hardiansyah
Penyunting      : Anindra Saraswati
Tebal               : x + 82
Ukuran                        : 15 x 20,5
Penerbit           : Indie Book Corner
Tahun terbit     : Mei, 2011
ISBN               : 978-602-9149-10-4

Harga              : 27.000


Kebudayaan punk selalu bersifat kritis terhadap budaya dominan yang dibentuk sistem kapitalis. Antikemapanan merupakan antitesis yang diciptakan punkers untuk melawan kemapanan. Antikemapanan bertujuan untuk menghilangkan pemaksaan kehendak oleh satu pihak kepada pihak lain.

Selain itu, punkers biasanya menganut sikap antipenindasan. Berbeda dengan antikemapanan yang berada dalam wilayah pemikiran, antipenindasan mengarah kepada perilaku, yang bertujuan agar kebebasan manusia dalam melakukan segala hal tanpa harus mendapat tekanan dari pihak mana pun. Adalah semangat tersebut dalam komunitas punk kita, Sedikit cerita Punk dari Bandar Lampung karya Ridwan Hardiansyah mungkin bisa menjadi pembanding yang bagus.

Inilah buku reportase yang memotret kehidupan punkers! Bagaimana mereka hidup dengan tradisi-tradisi dan budaya punk yang unik dan berbeda. Buku ini menyajikan bagaimana komsep humanisme ala anak punk, juga bagaimana mereka bertahan di tengah pusaran masyarakat yang main cepat berlari dalam arus modernisasi global!

Buku ini berusaha memberikan gambaran sebuah subkultur bernama punk menggunakan paradigma kritis. Fokus penelitiannya adalah komunitas punk yang ada di Bandar Lampung, sebuah spesifikasi yang tak selalu tercatat oleh para peneliti di tiap daerah lainnya. Punk sebagai sebuah kelompok sosial yang telah mendunia tentunya memiliki banyak kisah menarik lain yang bisa dibagikan. Bagaimana komunitas punk di daerah? mungkin bisa dimulai dengan membaca buku Sedikit Cerita Punk dari Bandar Lampung karya Ridwan Hardiansyah ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger Widgets