Kamis, 05 Juni 2014

Angsa-Angsa Ketapang, Kumpulan Puisi Bernard Batubara


Judul: Angsa-Angsa Ketapang
Penulis: Bernard Batubara
Penerbit: Indie Book Corner, Yogyakarta
Tahun Terbit: November 2013
Tebal Buku: 110 halaman
Harga: 50,000


Bernard Batubara adalah seorang penyair muda (1989) kelahiran Pontianak Kalimantan Barat yang berproses di Yogyakarta. Selain puisi, ia juga menulis novel dan cerpen. Angsa-Angsa Ketapang merupakan antologi puisi pertamanya yang pertama kali naik cetak tahun 2007. Jadi buku yang terbit tahun 2013 ini merupakan cetakan kedua. Buku ini dibagi menjadi tiga bagian. Bagian pertama bertitle Pada Tepi Daun, Embun, dan Mata berisi 49 sajak; bagian kedua bertitle Haruskah Sajak Ini Kuberi Nama memuat 12 sajak; bagian ketiga bertitle Angsa-Angsa Ketapang berisi 7 sajak. Antologi puisi ini dikatapengantari oleh Hasan Aspahani dengan judul Surat untuk Sajak-Sajak Bernard Batubara, serta diberikan endorsmen oleh M. Aan Mansyur dan TS Pinang.
TS Pinang mengatakan bahwa Bernard Batubara merupakan salah seorang yang bersungguh-sungguh diantara ribuan penyair yang tumbuh dari medium internet (blog). Sedangkan M. Aan Mansyur menyebut sajak-sajak Bernand Batubara dalam antologi ini adalah “foto-foto” yang didapatkan dari memotret empat hal, yakni musik, mitos, mimpi dan memori. Hasan Aspahani, menyatakan suka sekali dengan sajak-sajak Bernard Batubara sehigga ia merasa dikejutkan, dibuat tersenyum dan setiap saat dipaksa untuk membacanya sekali lagi. Di luar semua itu, hal unik dari album puisi ini adalah adanya beberapa sajak yang berjudul panjang, seperti Haruskah Sajak ini Kuberi Nama Selembar Surat yang Tak Mau Lagi Dibaca atau Haruskah Kubuang Saja Selembar Surat dalam Sajak Ini Karena Ia Tak Mau Melakukan Tugasnya Sebagai Selembar Surat.


(Fakih) 

Untuk pemesanan buku ini, silahkan sms ke 081802717528. Untuk pemesanan buku-buku yang lain silahkan lihat di http://jualbukusastra.blogspot.com BNI UGM 0117443522 a.n. Indrian Toni

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger Widgets