Selasa, 17 Januari 2012

Seluang Poetica, Antologi Puisi M. Iqbal J. Permana


Seluang Poetica, Antologi Puisi M. Iqbal J. Permana
Ikan Seluang dalam Puisi

Judul               : Seluang Poetica
Pengarang       : M. Iqbal J. Permana
Editor              : Nurhayat Arif Permana
Tebal               : xviii+52 hal
Ukuran             : 14,5 x 20,5 cm
Penerbit           : Tavern Artwork
Tahun terbit     : Januari 2012
ISBN               : 978-979-9983-93-0

Harga              : 28.000


Di dalam antologi Seluang Poetica ini ada banyak soal-soal tradisi yang kembali dihidupkan. Kata seluang itu sendiri, sebagai bagian dari judul puisinya merupakan nama ikan kecil yang banyak terdapat di sepanjang sungai Musi yang muncul dim musim-musim tertentu. Ikan ini biasanya menjadi menu yang nikmat setelah digoreng kering, dipepes tempoyak, atau dipindang. Puisi-puisinya M. Iqbal J. permana tersusun dalam bentuk yang sama menakjubkan, layaknya seluang. Hal-hal lokal muncul dengan sadar dari bait-bait sajaknya, membuat pembaca diantarkan pada mitologi-mitologi semacam Antu Banyu, Pulau Buaye, yang seketika mampu mengantarkan imaji kita jauh ke semak-semak ingatan, pada lebat kenangan masa kanak.

Di luar itu, M. Iqbal J. Permana merupakan seorang pencatat yang rajin dalam setiap perjalanannya. Bukan sekedar mengekalkan perjalanan menjadi puisi, tetapi setiap perjalanan dirasa benar keterlibatannya. Ia tidak sekedar pelancong yang merasa sok tahu dan kagum dengan apa yang tampak, namun ia menyelami setiap sudut dan peristiwa yang ia temukan dan mencari kedalaman, makna tersembunyi dari segala yang ia temukan. Racikannya tersebut dapat kita baca dalam kumpulan sajak ini: tipis, nikmat, pas di hati, dan membuat candu. Membaca Seluang Poetica membuat kita selalu ingin nambah. Ia mencatat yang terduga, menyajikannya hangat-hangat tanpa racikan dan bumbu macam-macam. Sebab ia tahu, yang ia sajikan sudah nikmat, tanpa perlu dibumbui apa pun lagi.  

Tema yang menjadi ciri dari sajak-sajak M. Iqbal J. Permana adalah sosial, cinta, lingkungan, alam dan budaya. Seluang Poetica memuat 32 sajak memotret kebudayaan Sumatera Selatan sebagai daerah asal, namun juga mampu memotret gambaran lokal di tanah lain yang pernah dia singgahi. Selain puisi, kita juga dimanjakan dengan gambar yang dibidik oleh Mushaful Imam dan Jack Zaini dengan tema pesisir. Ada pemancing dan penjala ikan, kampung dan sampan nelayan, pulau, kesenian tradisi, sampai gambar M. Iqbal yang sepertinya menikmati dunia memancing.

Aih, pemancing, berada di tempat jauh dan tenang, sejenak mengembalikan kita pada yang tak ada. Semata menunggu, yang ada dan yang tak ada. Ikan yang tampak tak mesti menjadi milik kita. Memancing, bagi M. Iqbal bisa jadi bukan sekedar hobi, namun juga media untuk dekat-dekat dengan alam dan pencipta, serta memberikan ia kesempatan untuk banyak merenung dan berpikir jernih seperti bisa kita lihat dalam kumpulan puisi yang ranum ini, selalu hangat dan tetap nikmat setelah dicoba berkali-kali. Dalam Seluang Poetica, M. Iqbal J. Permana seakan ingin mengekalkan, kita adalah bangsa pelaut yang banyak berlayar, dan banyak merenung.
Segera miliki dengan menghubungi 081802717528. Selanjutkan silahkan transfer sesuai harga buku dan ongkos kirim ke no rekening 0117443522, BNI Cabang UGM Atas Nama Indrian Toni. Konfirmasi dan kirim alamat begitu transaksi selesai. Buku segera meluncur ke alamat.

Untuk melihat buku-buku kami yang lain silahkan berkunjung ke http://jualbukusastra.blogspot.com. Anda juga bisa bergabung di group dan Halaman FB kami di jualan buku sastra. Jualan Buku Sastra, menjual buku-buku sastra alternatif, sebab tak semua buku sastra yang baik tersedia di toko buku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Blogger Widgets