Jumat, 09 September 2011

Dua Kumpulan Sajak Readi Susanto




Sepucuk Pesan Ungu. Dua Kumpulan Sajak Ready Susanto
Pengarang       : Ready Susanto
Penerbit           : Kiblat

Harga              : 18.500

Surat-Surat Dari Kota. Dua Kumpulan Sajak Ready Susanto.
Pengarang       : Ready Susanto
Penerbit           : Kiblat

Harga              : 18.500

            Dua kumpulan sajak di atas adalah karya Ready Susanto. Tema-tema yang ditulis pengarang cukup beragam—antara lain mengenai persahabatan, cinta kasih, dan kerinduan akan kampung halaman. Semua itu ditulisnya dari sudut pandang personal, namun dengan upaya untuk menyentuh hal-hal yang bersifat universal bagi para pembacanya. Ready Susanto, lahir di Palembang, 25 Desember 1967. ia menulis beberapa buku selain kumpulan puisi.

Teriakan Diam, Antologi Puisi BG Dharma Putra


Teriakan Diam, Antologi Puisi
Pengarang       : IBG Dharma Putra
Penyunting      : Nanoq da Kansas
Tebal               : 138 halaman
Ukuran               : 13,5 x 20 cm
Penerbit           : Bali Kauh, Januari 2011
ISBN               : 978-602-98344-1-3

Harga              : 30.000

Bahwa romantisme adalah sebuah cacat psikologi yang mungkins engaja ditanamkan Tuhan kepada makhluk ciptaannya yang bernama manusia. ”Cacat bawaan” inilah pula yang kemudian menjadikan manusia sempurna dalam kemanusiaannya, dalam keterbatasannya, yang menandai perbedaannya dengan mesin.

Romantisme pulalah yang kemudian menjadikan manusia sebagai sebuah mekanisme terbuka yang sepanjang hayatnya berhasrat mencari sekaligus menciptakan peluang untuk menutupi kekurangan atau kecacatannya...

Dalam puluhan puisi karya IBG. Dharma Putra ini, upaya mencari jati diri oleh penulisnya bukan hanya sebuah proses yang berlaku personal (Nanoq da Kansas-Penyair)

Tarian di Ranjang Kyai Sebuah Novel Yan Zavin Aundjand

 
 
Tarian di Ranjang Kyai,
Pengarang       : Yan Zapin Aundjand
Tebal               : iv + 242 hal
Ukuran              : 12 x 19 cm
Penerbit           : Azhar Risalah
Tahun terbit     : April 2011
ISBN               : 978-602-97652-9-8

Harga              : 32.000

            Novel Tarian di Ranjang Kyai karya Yan Zapin Aundjand merupakan sebuah kisah yang diangkat dari peristiwa nyata kehidupan masyarakat Madura di sebuah perkampungan. Dengan latar cerita ditahun 50-an hingga 70-an, cerita ini banyak mengungkap persoalan-persoalan tradisional masyarakatnya yang jika dirunut beberapa hal masih relevan di masa kini. Hubugan santri dan kyai, posisi ulama di masyarakat, nikah muda, dan perantauan menjadi fokus cerita ini.
            Cerita ini ditulis dengan setting lokal yang kental. Fokus utama kisah ini adalah seorang perempuan yang ditinggal merantau oleh suamninya. Ia berselingkuh dengan seorang kyai, lalu menikah lagi dengan kyai yang lain. Perempuan ini mengalami kehamilan sampai 16 tahun lamanya. Itu hanya sekelumit kecil dari keseluruhan cerita yang bersusun dengan banyak cerita dan konflik yang lain. Ada tiga desa yang menjadi fokus cerita, yang dituturkan atas pengalaman dan pengamatan Yan Zapin Aundjand sebagai seorang penulis sekalugus penutur Tarian di Ranjang Kyai ini.
            Konflik yang terbangun antar tokoh yang kadangkala tak saling kenal sebelumnya yang merunut benang merahnya pada satu keluarga saja, Nisa dan Misnadi. Cerita berputar antara satu dan lainnya. Misnadi yang pergi, Nisa yang mengurusi Suci anak perempuannya, serta lamaran seorang Kyai yang datang padanya. Ketiga tokoh ini mendapat kesempatan yang sama dalam menuturkan kisah masing-masing. Misnadi yang lama pergi kembali ke kampung halaman, ia tak lagi menjumpai istrinya. Nisa telah menikah dengan dengan Iqbal, sementara Suci masuk pesantren di mana kyainya dulu pernah meniduri Nisa sang ibu.
            Cerita berakhir dengan sedikit suram. Kerjadi kekerasan yaitu pembantaian dan pembakaran di sebuah pesantren, memberikan semacam perspektif bagi kita, kemungkinan manusia untuk salah selalu ada. Siapapun dia. Di luar itu, penulis selain memotret masyarakatnya, ia juga memberikan semacam pandangan, pembelaan, dan kritikan bagi masyarakatnya. Meski ini mengenai desa kecil di Madura, bisa jadi ini peristiwa yang mungkin saja bisa terjadi di kampung kecil lainnya di penjuru tanah air.  
            Pesan Tarian di ranjang Kyai karya Yan Zapin Aundjand sekarang.

Loge, Sebuah Novelet Mezra E. Pollandou


Loge (Novelet)

Pengarang       : Mezra E. Pollandou
Tebal               : 80 halaman
Ukuran              : 12 x 18 cm
Cetakan           : I, April 2008
ISBN               : 979-168492-8


Harga             : Rp. 15.000

rumahlebah, ruang puisi Edisi # 01


rumahlebah, ruang puisi Edisi # 01

Penulis             : Ahmad Nurullah, dkk.
Redaksi           : Umbu Landu Paranggi, Frans Nadjira, Raudal Tanjung Banua, Nur
  Wahida Idris, Faisal kamandobat
Tebal               : 168 halaman
Ukuran           : 14 x 21 cm

Harga             : Rp. 27.000

Cucu Tukang Perang Kumpulan cerpen Soeprijadi Tomodihardjo


Cucu Tukang Perang (Kumpulan cerpen)

Pengarang       : Soeprijadi Tomodihardjo
Tebal               : xxvii + 130 halaman
Ukuran               : 13 x 19,5 cm
Cetakan           : I, Januari 2011
ISBN               : 978-979-99838-7-9

Harga             : Rp. 28.000

Hujan Meminang Badai Kumpulan Puisi Tri Astoto Kodarie



Hujan Meminang Badai (Kumpulan Puisi)

Pengarang       : Tri Astoto Kodarie
Pengantar        : Maman S. Mahayana
Tebal               : xxviii + 124 halaman
Ukuran            : 13 x 19,5 cm
Cetakan           : I, Maret 2007
ISBN               : 979-9983-88-6

Harga             : Rp. 20.000

Cukup menarik melihat sosok Tri Astoto Kodarie (Jakarta, 29 Maret 1961), yang berkiprah selama hampir 30 tahun di dunia kepenyairan nasional. ”Sebuah perjalanan panjang, dari 1980 hingga sekarang, 2007,” tulis, mengisyaratkan kesetiaan yang tak lekang. Tentu, melihat rentang proses kepenyairannya yang panjang, ia adalah satu dari sosok yang layak untuk diperhitungkan.

Puisi-puisi Tri Astoto Kodarie berangkat dari hal-hal yang sederhana, dengan bahasa ungkap yang juga sederhana; namun mencerminkan penghayatan yang dalam terhadap kesederhanaan itu sendiri. Ia adalah satu dari sedikit penyair yang sabar memunguti hal-hal kecil, menjadikannya sesuatu yang bermakna.

Para Pecinta Selat Phillips, Kumpulan Cerpen Hasan Aspahani dkk


Para Pecinta Selat Phillips (Kumpulan Cerpen)

Pengarang       : Hasan Aspahani, Samson Rambah Pasir, Ramon Damora, dkk.
Tebal               : 144 halaman
Ukuran                        : 13 x 19,5 cm
ISBN               : 979-998390-8
Cetakan           : I, Maret 2007

Harga             : Rp. 22.000

Ini bukanlah percintaan biasa, tapi sangat kompleks dengan unsur-unsur kemanusiaan yang menggugah kerasaan kita sebagai bangsa. Sebab, para pecinta selat Phillips datang dari latar beragam: manusia urban pinggiran, TKW terlantar, buruh pabrik, pemilik pompong rapuh, hingga tema tercemarnya lingkungan Batam lewat beragam simbol yang menjadi karakter. Unik, menggugah, dan menghanyutkan.
Blogger Widgets